Jumat, 22 April 2011

Kerinduan Hujan Pelangi


by Arta (Kelinci_biru)
 
        Hujan sore ini temaniku berlagu dalam sendiriku , dalam lorong sunyi ini , dalam gelap ini , dengan harmonica usangku yang tak pernah lepas dari genggaman tanganku , kulantunkan satu lagu tentang ibu , yah … hanya satu lagu yang slalu kumainkan kala aku mengingatmu , ibu… senandung rindu yang hanya untukmu , tak kan bisa hentikkan waktuku tuk melagukannya untukmu… langit yang gelap , gemercik rintik hujan membuatku tak bisa menahan emosiku , yang semakin bernafsu memainkan harmonica usangku ini… hanya ini yang ku punya disaat aku tak mampu meraih jemari lembutmu … kerinduanku tuk memeluk ragamu tak pernah lagi kudapatkan  . dalam keramaian ku sendiri , menghibur setiap pejalan kaki , kulakukan semua ini hanya untukmu , yang telah ajarkan ku tuk terus lakukan apapun yang kusuka tuk kebahagiaanku.
Walau harus kubermandikan air hujan , aku tak mengapa … , walau harus aku bekerjaran dengan sang waktu , hanya untuk sekeping uang receh tuk mengisi perutku.. walau aku harus bergantung pada tongkat kecilku.. hanya tuk bisa menemuimu di kala senja tiba.. aku tak mengapa… ibu… ku bersenandung hanya untukmu , lewat hujan ini ku dendangkan lagu rindu untukku… lihatlah aku sekarang … aku bisa bernyanyi untuk mereka yang selalu ucapakn selamat pagi untuk seorang ibu hebat yang telah memberikan nafas hidup dan waktunya tuk berikan buah hatinya waktu untuk melihat indahnya pelangi.. yang hanya bisa kurasakan , ku imajinasikan ke elokkan warna nya.. dari setiap suara yang berbicara… mata ini tak dapat melihat keindahan dirinya tapi hati ini melukiskan keelokkan nya … Kasihku atas kasihmu berikanku kekuatan tuk berbagi kasih dengan meraka yang mengasihiku dalam lelahku.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar